Subscribe:

Ads 468x60px

Blogger news

Jumat, 16 Oktober 2015

Pemerintah Sumsel Dukung Penuh Sriwijaya FC

 Hasil gambar untuk Gambar pemerintah Sumsel dan Sriwijaya FC
Gaung Final Piala Presiden 2015 ini terasa sangat istimewa bagi semua pecinta bola tanah air khususnya bagi dua tim yang akan berlaga dalam partai puncak nanti, antusias dari berbagai kalangan mulai terasa di Bandung dukungan tidak hanya dari bobotoh saja, pengusaha Jabar sampai pemerintahan di Jawa Barat ikut dalam hiruk pikuk pagelaran ini, tak kalah ramai pemerintah sumatera Selatan pun ikut turun langsung guna mendukung tim Sriwijaya nanti.

Pemerintah Sumsel memberikan bentuk dukungan dan suport nya kepada tim kebanggaan Sumsel tersebut dengan memberikan bantuan dana untuk mengangkut para pendukungnya dari pulau Sumatera guna datang ke Jakarta, tidak hanya dalam bentuk uang dan Armada, pemerintah setempat pun akan mengadakan nonton bareng diberbagai penjuru Sumsel.

Sriwijaya memang sudah sangat membuktikan bahwa mereka sangat pantas berada di partai puncak mendampingi Persib yang lebih diunggulkan dalam laga nanti, namun bola itu bundar Persib Boleh diunggulkan sepertihalnya Arema namun Sriwijaya mampu memutarbalikan keadaan korban terbaru tim kuat sekaligus tim unggulan Arema mampu mereka singkirkan kini bisa jadi giliran Persib Bandung.

Apapun kondisinya nanti pemerintah Sumsel dan Jabar berharap pertandingan nanti berjalan dengan seru dan tertib hindari pertikaian dan saling caci antar pendukung agar sepakbola tanah air bisa dinikmati semua kalangan dengan rasa bangga dan senang tidak di barengi rasa takut dan was was semua pihak berharap pagelaran ini berjalan dari mulai keberangkatan sampai kembali ke daerah masing-masing dengan tertib dan damai. 

Bobotoh dan Sriwijaya Mania Serbu Ibu Kota (Final Piala Presiden Sriwijaya Fc Vs Persib Bandung)

  Hasil gambar untuk Foto Final Bobotoh dan Sriwijaya FC   Hasil gambar untuk Foto sriwijaya mania
Partai Final Piala Indonesia tinggal 2 hari saja pihak Mahaka sudah menyiapkan persentasi pengadaan tiket untuk kedua pendukung peserta Final nanti dikabarkan pihak mahaka memberikan jatah 60-65 dengan rincian 60 untuk pendukung Sriwijaya dan 65 untuk Bobotoh Persib.  
Pihak Mahaka mengaku sudah siap mengelar partai Final terbesar tahn ini untuk keamanan rencananya pihak kepolisian akan mengerahkan lebih dari 10 ribu personil terutama untuk mengawal para Bobotoh yang datang dari berbagai penjuru Jawa Barat, bahkan sebagian pendukung Sriwijaya dan Persib sudah berada di Stadion GBK sejak Kamis malam kemarin.

Dikabarkan dari bandung pihak pemerintah kota Bandung dan pihak Persib sudah menyiapkan armada Bus sebanyak 200 unit armada untuk mengangkut para pendukung mereka itu hanya dari kota Bandung saja belum termasuk dari wilayah Pantura, Priangan timur, Bogor, SUkabumi, Tangerang, Cianjur dan berbagai wilayah di Jawa Barat yang kabarnya sudah mengkoordinir semua pendukung untuk datang membirukan kota Jakarta, sementara pihak Sriwijaya pun tidak mau kalah mereka sudah menyiapkan armada untuk dikirim ke ibu kota guna mendukung tim kesayangan mereka.

Harga tiket untuk partai Final nanti adalah VIP 1, VIP2,VIP timur dibandrol Rp.200 ribu, Kategori 1 dan 2 dibandrol Rp.150 ribu sedangkan tiket termurah dibandrol Rp.50 ribu saja, Tiket bisa didapatkan melalui pembelian Online atau dijual langsung di Hari H pertandingan. Rencananya partai Final ini akan langsung dihadiri Presiden Joko Widodo dan sejumlah petinggi daerah dari kedua tim pun dikabarkan akan hadir ke GBK.

Menangapi kisruh pencairan hadiah di turnamen Piala Kemerdekaan, pihak Mahaka memastikan pencairan hadiah untuk para pemenang tidak akan molor dari waktu yang sudah disepakati semua pihak. Juara pertama akan mendapatkan uang senilai Rp.3 Milliar, juara ke dua Rp.2 Milliar sedangkan untuk peringkat ke tiga akan mendapatkan Rp. 1 Milliar.




Biografi Firman Utina (Persib Bandung-Indonesia)

Hasil gambar untuk Gambar dan Foto Firman utina  Hasil gambar untuk Gambar dan Foto Firman utina
Firman Utina gelandang lincah,kreatif ini memang sangat luar biasa beruntung klub-klub yang pernah dia bela termasuk Persib Bandung yang sampai saat ini masih menikmati jasa dari pemain kelahiran Manado 15 Desember 1981 ini.

Firman Utina dilahirkan di Manado pada tanggal 15 Desember 1981 (34 tahun silam), Suami dari Marita Yustika dan ayah dari Raihan Putra Utina dan Salsabila Putri Utina ini memang salah satu gelndang terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini, meskipun usianya sudah tidak muda lagi Firman masih sangat dibutuhkan oleh klub sekelas Persib Bandung yang dihantarnya menjadi jawara ISL 2014 setelah hampir 20 th menantikan gelar juara.

Firman Utina memulai karir sepakbolnua bersama klub Indonesia Muda. bertahun tahun dia menimba ilmu di SSB Indonesia Muda Firman kemudian dilirik klub amatir Bina Taruna, cukup tiga tahun saja Firman kecil langsung direkrut oleh Persema Junior. Persema langsung menarik Firman kecil yang saat itu melihat bakat dia yang mampu melesakan 12 gol dalam satu pertandingan kala dia ikut dalam turnamen antar klub lokal di Manado. Adalah Benny Dollo yang merekrut Firman muda dari Bina Taruna, setengah tidak percaya Firman muda pun langsung menyetujui keinginan Benny Dollo kala itu.
Hasil gambar untuk Foto Firman Utina
Bersama Benny Dollo Firman terus ditempa menjadi seorang pemain muda yang paling berkembang kala itu, tak ayal dimana ada Benny Dollo nama FIrman Utina sudah dipastikan ada di klub tersebut bahkan sampai ke ruang ganti Timnas Indonesia, banyak yang bilang Bendol terlalu memanjakan seorang Firman Utina, namun keraguan banyak pihak mengenai kualitasnya dia jawab dengan prestasi dan permainan yang ciamik dibawah asuhan sang pelatih.

Kecintaan Firman terhadap sepakbola terlihat ketika dia mengambil keputusan mengejutkan kala dia menanggalkan status PNS yang sudah dia genggam dan bertekad mencurahkan hidupnya untuk sepakbola, setelah dari Persma Junior dia ikut hengkang dengan sang pelatih menuju kota Tanggerang untuk bergabung dengan Persita Tangerang, bersama Persita Firman muda mulai menemukan kebintangannya dia benar benar sosok pemain muda yang sangat ditakuti klub klub lawan. penampilan ciamik nya bersama Persita membuat klub Arema tertarik satu paket dengan pelatihnya Benny Dollo untuk memperkuat klub asal kota Malang itu.
Hasil gambar untuk Foto Firman Utina 2015 Hasil gambar untuk Gambar dan Foto Firman utina
Lagi-lagi kepiawaian Firman semakin teruji dan matang, Bersama Arema dan Bendol Firman merasakan gelar juara meskipun hanya sebatas Copa Indonesia pada tahun 2005, dalam laga ini Firman pun menyandang pemain terbaik. bahkan pada tahun 2007 kala timnas bentrok dengan Bahrain Firman terpilih menjadi pemain terbaik. Seperti anak ayam yang kehilangan induk, kala Benny Dollo direkrut timnas Firman mengambilkan keputusan yang mengejutkan, dia menolak tawaran dari klub-klub papan atas Indonesia dia menjatuhkan pilihan ke klub medioker kala itu Pelita Jaya.
Hasil gambar untuk Foto Firman Utina  Hasil gambar untuk Foto Firman Utina Hasil gambar untuk Gambar dan Foto Firman utina  Hasil gambar untuk Gambar dan Foto Firman utina  Hasil gambar untuk Gambar dan Foto Firman utina
Akhirnya tahun 2009 Firman dilepas Pelita Jaya dan dia bergabung dengan klub Ibu Kota Persija Jakarta yang kembali diarsiteki oleh ayahnya di sepakbola Benny Dollo, namun setahun berselang Firman memutuskan untuk pindah ke klub Sumatera Sriwijaya FC yang kala itu dihuni pemain-pemain kelas satu di Indonesia, Bersama M.Ridwan.Supardi Firman mampu mengantarkan Sriwijaya menjadi Juara Liga Indonesia. Penampilannya yang luar biasa kala itu membuat klub raksasa Indonesia lainnya tertarik merekrut Firman dan dua rekannya yakni M.Ridwan dan Supardi untuk merapat ke kota kembang bergabung dengan klub Persib Bandung yang kala itu sangat berambisi merengkuh gelar juara. Bak gayung bersambut Firman cs pun menginginkan ke Bandung maklum kala itu hampir semua klub di Indonesia bermasalah dengan Financial cuma dua tiga klub saja yang sangat sehat keuangannya salah satunya Persib.
Hasil gambar untuk Foto Firman Utina 2015  Hasil gambar untuk Foto Firman Utina 2015


Dimusim Pertamanya merumput bersama Persib Firman banyak duduk dibangku cadangan hal ini bukan karena kualitasnya yang menurun namun masalah cedera dan kebugaran saja yang membuat Firman harus banyak duduk dipinggir lapangan, baru pada musim kedua diBandung Firman kembali menjadi roh bagi klub maung Bandung Firman mampu mengantarkan PersibBandung Juara ISL 2014 yang sudah sangat dinantikan selama 19 tahn. Sontak Firman pun menjadi Idola di kota kembang, nama Firman seolah tidak lepas dari pembicaraan di media lokal Bandung dan masyarakat Bandung Firman benar-benar dipuja dan disayangi di Jawa Barat meskipun dia lahir di Manado, Firman juga sangat disayangi di Tangerang,Sriwijaya, bahkan Malang, Firman menjadi panutan semua pemain di Indonesia saat ini, nama-nama beken seperti Hariono, Boaz,Bambang,sampai Pemain muda Pelu sangat menghormati seorang Firman Utina, di Bandung dia sangat menjadi anak emas pelatih Djajang Nurjaman dan Managemen Klub, meskipun ban kapten di sandang oleh Atep namun Firman lah kapten para pemain sepakbola di Indonesia. Musim ini Firman masih berseragam Maung Bandung dan setidaknya sampai saat ini Firman berhasil membawa Persib masuk Partai Final Piala Presiden 2015 untuk meladeni mantan klubnya Sriwijaya FC di GBK.
Hasil gambar untuk Gambar dan Foto Firman utina Hasil gambar untuk Gambar dan Foto Firman utina


Biodata
Nama : Firman Utina
Lahir : Manado 15 Desember 2015

Karir Sepak Bola:
Klub
Indonesia Muda Manado (1993-94)
Bina Taruna Manado (1995-98)

Persma Junior (1998-99)

Persita Tangerang (2000-04)

Arema Malang (2005-06)

Persita Tangerang (2007-2008)

Pelita Jaya (2008-2009)

Persija Jakarta (2009-2010)

Sriwijaya FC (2010-sekarang)



Timnas

Piala Pelajar Asia U-19 (2000)

SEA Games (2001, 2003)

Pra-Piala Asia (2001, 2004)

Pra-Olimpiade (2003)

Piala Tiger (2004).

Piala Asia (2007)

Piala AFF (2010)








Selasa, 13 Oktober 2015

Partai Final Piala Presiden Terancan Tidak di GBK

  Hasil gambar untuk Foto Stadion GBK
Piala Presiden 2015 sudah memasuki partai puncak, di Final Persib Bandung akan menghadapi Sriwijaya Fc. Partai Final ini rencanya akan di gelar di stadion utama kebanggaan INDONESIA yakni Stadion GBK di Jakarta. yang rencananya akan dihadiri langsung oleh orang nomer satu Indonesia Joko Widodo.
Namun sayang rencana partai final yang akan diselenggarakan di stadion MILIK INDONESIA ini terancam batal, hal ini dikarenakan The Jak tidak merekomendasikan partai Final ini diselengarakan di Jakarta karena yang akan bertanding adalah klub yang selama ini selalu bentrok dengan mereka yakni Persib Bandung dan Sriwijaya. Apabila laga ini dipaksakan di gelar di GBK dikhawatirkan akan terjadi pertentangan antara suporter 2 klub melawan suporter Jak Mania hal ini yang tidak diinginkan oleh semua pihak karena akan mempermalukan sepak bola tanah air.

Namun semua pihak pun membenarkan pendapat dari Jak Mania baik pihak Persib, Sriwijaya, Kepolisian, dan pihak Mahaka sendiri apalagi partai final ini rencanya akan dihadiri presiden Joko Widodo tentu harus dihindari dari awal hal-hal yang bisa mengakibatkan pertikaian dalam laga akbar ini.

Apapun alasannya sudah sebaiknya para suporter di tanah air bisa bersikap dewasa saling menghormati menjunjung tinggi sportifitas didalam atau pun di luar stadion. karena Indonesia itu bukan hanya Jakarta tapi indonesia itu Sabang sampai Merauke, PSAP sampai Persipura itu adalah tim sepak bola Indonesia yang patut kita banggakan dan kita dukung untuk prestasi yang lebih baik lagi.

Jurgen Klopp Angkut Nama Nama Beken Ke Anfield

   Hasil gambar untuk Foto Jurgen Klopp 2015
Jurgen Klopp akhirnya resmi diperkenalkan oleh The Reds Liverpool kepada publik, jum'at 9/11/15. dalam pembicaraannya kepada awak media klopp tidak sengaja menjuluki dirinya dengan sebutan "The Normal One" namun klopp sendiri menjelaskan bahwa dia tidak pernah merencanakan hal itu julukan itu mengalir begitu saja dari mulut klopp.

Mantan pelatih Dortmund ini akan memulai tantangan barunya di Inggris 17 oktober nanti kala Liverpool akan menghadapi Totenham Hotspurs dalam lanjutan Liga premier Inggris 2015. Klopp memang sukses bersama Dortmund di Bundes Liga namun IPL sangat berbeda.

Dikabarkan Klopp berencana memboyong beberapa mantan anak asuhnya dari Dortmund pada transfer musim dingin ini untuk hijrah ke Anfield. Klopp akan mereombak skuad The Reds dari mulai lini pertahanan sampai lini serang mereka.

Dibarisan pertahanan dikabarkan Klopp akan mendatangkan Mat Hummels untuk membantu Martin Skertel di central pertahanan, kemudian di lini tengah nama Mkhtryan menjadi sosok idaman Klopp untuk mendapingi Cautinho, atau Firmino guna mengatur alur serangan The Reds, untuk menyeimbangkan kekuatan nama Gundogan sepertinya menjadi nominator utama, kemudian masih di lini sentral nama Gotze dikabarkan masuk dalam incaran Klopp, untuk posisi umpan umpan sayap Klopp memilih nama Reus untuk membongkar dari sisi sayap.

Dengan komposisi ini sepertinya penyerang Benteke akan sangat mudah untuk melakukan manufer aatau menempatkan posisi dia untuk siap siap menerima umpan dari para gelandang kelas wahid eropa itu.

Senin, 12 Oktober 2015

Dani Pedrosa Singkirkan Rossi dan Lorenzo Di Motegi Jepang

  Hasil gambar untuk Foto Dani Pedrosa MOtegi Jepang
Luar biasa penampilan Dani Pedrosa dalam dua laga Moto GP 2015 ini setelah mampu finis diurutan kedua pada serie sebelumnya Pedrosa mampu menyingkirkan Rossi, Lorenzo dan Marquez di sirkuit Motegi Jepang.

Banyak kalangan tidak terlalu memperhitungkan Pedrosa di Motegi ini karena di sesi kualifikasi dia hanya mampu berada diurutan ke 6 jauh dibawah para pesaingnya itu, namun kegigihan pebalap asal sepanyol ini mampu mengejutkan lawan-lawannya, Pedrosa yang sempat angin-anginan di awal musim dalam dua serie terakhir seolah kembali menemukan sentuhannya di Honda. dia sangat agresif dan lugas di dua balapan terakhir.

Rossi pun merasa senang dengan kembalinya performa Dani Pedrosa di Dua serie terakhir, dia merasa pesaing dia selama ini sudah kembali ke trek yang seharusnya.

Persib Bandung Bertemu Sriwijaya Fc. Di Final Piala Presiden 2015

  Hasil gambar untuk Foto Final Piala Presiden 2015 Persib Bandung Vs Sriwijaya
Akhirnya Piala Presiden 2015 sampai pada partai puncak, setelah dua kesebalasan berhasil melangkah ke partai Final, Persib Bandung berhasil menyingkirkan Mitra Kukar secara dramatis, dan Sriwijaya FC berhasil mengalahkan Arema di stadion Manahan Solo.

Arema sebenarnya lebih diuntungkan dalam partai ke dua kemarin pasalnya partai tandang mereka diadakan dikota Solo yang banyak dihadiri para pendukung Arema namun sayang keuntungan itu tidak dapat dimanfaatkan oleh Gonzales Cs setelah gol Ta Musafri mampu menjungkirbalikan prediksi sebelum pertandingan dimulai. Arema tampil sangat dominan di sepanjang laga namun gol Asri Akbar mengejutkan kubu Arema, pertandinga kembali menegangkan setelah Arema mampu menyamakan kedudukan 1-1, namun Gol Musafri memupuskan langkah Arema di menit akhir babak kedua.

Sementara itu partai sengit terjadi di Stadion Jalak Harupat Kab.Bandung Mitra Kukar yang sedikit diatas angin harus menyerah dengan skor 3-1. Persib Unggul lebih dulu diawal babak setelah Maiga melakukan gol bunuh diri namun 1 menit berselang Carlos Raul mampu mempu membuat kubu Persib cemas, Persib kembali unggul setelah Atep mampu memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Konate, dan ditutup dengan gol Spaso. Hasil 3-1 cukup membawa Persib kepartai puncak dan bersiap menghadapi Sriwijaya FC.

Blog Archive